Sunday, 21 September 2014

Senyum-ku adalah duka-ku 4 ( My Smile is my Sorrow) #true story


Tidak ada jawaban datang dari bibir suci-mu! justru  sembari senyum, engkau meletakan tatapan mata-mu pada wajah "Tuan" mucikari! Dan di saat itu juga mereka mengetahui bahwa air yang telah diisi dengan kekuatan mantera, telah bekerja sempurna untuk mempengaruhi pikiranmu. Dan kini engkau sudah berada di dunia lain, alam pikiran-mu sepenuhnya telah dikendalikan oleh perintah si dukun! “ Tuan” mucikari telah menemukan  mesin pengumpul uang baru, yang perlu segera dioperasikan, dieksploitasi.

"Sayang, menurutmu pantaskah baju ini jika engkau pakai? Bapak peduli kepada-mu, bapak ingin engkau  tampil lebih cantik." Tanpa ragu engkau mengangguk, sembari menjulurkan tangan-mu mengambil baju yang diulurkan oleh  "tuan" mucikari!

"Ya pak, saya mau, saya coba pakai pak?” Dengan langkah pasti engkau menuju kamar, menggantikan pakaian di tubuh-mu dengan  baju baru, pemberian “tuan” mucikari. Untuk sejenak engkau berdiri di depan cermin, mengamati sendiri tubuhmu dalam balutan gaun baru. Gaun  istimewa karena selama hidup-mu baru sekali ini kau memilikinya. gumam-mu dalam hati.

Hingar bingar bunyi musik  mengaduk-aduk isi  kepala, kerlipan lampu hias mewarnai wajah ruangan, tempat para perempuan muda dan laki-laki hidung belang berkumpul. Tidak ada sedikit pun rasa aneh menghinggapi  pikiran-mu, di saat  engkau   melihat gadis-gadis berbaju sexy meliuk-liukan badan,  mengikuti irama  musik atau pun berdiri sangat dekat dengan laki-laki. Dan ketika ada  mata jalang dari laki-laki hidung belang yang  memperhatikan-mu,  engkau pun menyambutnya  dengan  senyuman!

"Bolehkah saya duduk di samping-mu? Saya baru melihat kamu malam ini? kamu anak baru?" Belum selesai menyampaikan niat-nya untuk duduk di samping-mu, laki-laki tambun bermata kecil ini, sudah duduk di atas sofa dan  meletakan tangannya di pinggang-mu.

“Saya Rudy, nona siapa?” secara spontan engkau menyebutkan nama-mu, tanpa menghiraukan elusan lembut tangan laki-laki di pinggang-mu, engkau terus bercerita  tentang diri-mu, keluarga-mu serta semua  harapan  yang ingin engkau dapatkan! Kisah hidup dan cita-cita-mu menarik untuk didengar oleh orang lain,  namun  Rudy  lebih tertarik pada tubuh-mu, sehingga dia mengajak-mu pergi, bercinta dengan-mu di kamar yang telah disiapkan oleh ‘tuan’ mucikari!

Rudy adalah laki-laki pertama yang membuka lembaran baru dalam dunia hidupmu, mengajarkan kepada-mu tentang alat dan fungsi organ reproduksi laki-laki. Dia telah berhasil membangun nilai baru tentang konsep percintaan  di luar perkawinan. Dan sejak malam ini juga engkau mengatakan telah mampu mendefinisikan  laki-laki mata keranjang!

No comments:

Post a Comment