![]() |
| *Ruang tamu rumah korban yang saya kunjungi! |
Trafiker sangat jeli dalam membaca peluang bisnis. Mereka, secara individu maupun kelompok menjebak gadis-gadis muda yang miskin, merekrut dengan berbagai janji yang menggiurkan. Mengatakan bahwa mereka mampu membantu mengangkat status sosial ekonomi korban. Gadis-gadis miskin dan naif akan segera percaya karena dengan demikian mereka dapat mengatasi persoalan yang sedang mereka hadapi. Di luar dugaan, para gadis muda dan lugu ini dijual di rumah prostitusi maupun dijual secara online. Keinginan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga hanya sebatas mimpi! Karena pada akhirnya mereka justru menjadi obyek seksual atau pun eksploitasi lainnya. Kehamilan yang tidak diinginkan atau infeksi menular seksual dan HIV& AIDS bisa saja menjadi hantu perjalanan kehidupan mereka.

No comments:
Post a Comment