Thursday, 11 September 2014

Kemiskinan dan Perdagangan Manusia

*Ruang tamu rumah korban yang saya kunjungi!


Trafiker sangat jeli dalam membaca peluang bisnis. Mereka, secara individu maupun kelompok menjebak gadis-gadis muda yang miskin, merekrut dengan berbagai janji yang menggiurkan. Mengatakan bahwa mereka mampu membantu mengangkat status sosial ekonomi korban. Gadis-gadis miskin dan naif akan segera percaya karena dengan demikian mereka dapat mengatasi persoalan yang sedang mereka hadapi. Di luar dugaan, para gadis muda  dan lugu ini  dijual di rumah prostitusi  maupun dijual secara online. Keinginan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga hanya sebatas mimpi! Karena pada akhirnya mereka justru  menjadi obyek seksual atau pun eksploitasi lainnya. Kehamilan yang tidak diinginkan atau infeksi menular seksual  dan  HIV& AIDS bisa saja menjadi hantu perjalanan kehidupan mereka. 





No comments:

Post a Comment